Itulah kata-kata yang sering keluar begitu saja dari mulut orang-orang saat ini. Memang social atau peer to peer website, email, sms, webcam dan ponsel memberikan cara baru bagi manusia dalam berinteraksi, hingga berbeda pula cara menjalani kehidupan sosial.
Perkembangan teknologi membuat kehidupan berubah dan keaktifan berkurang. Evolusi manusiapun akan terus berlanjut. Suatu hari mungkin manusia akan bertambah lemah tubuhnya, karena teknologi membuat tubuh tidak aktif dan hanya kepala yang bertambah besar karena otak banyak digunakan. Ketergantungan akan teknologi merupakan salah satu efek dari perkembangan teknologi. Ciri-cirinya adalah ketidak mampuan untuk berhenti sekalipun sekalipun ingin berhenti. Ketika dipaksa berhenti, biasanya mengalami kegelisahan, aktivitas harian terganggu, bahkan tubuh serasa “memberontak”. Jika intensitasnya masih kecil, dapat dilakukan program self-dicipline yaitu membuat target pengurangan perilaku perlahan-lahan pada batas waktu yang ditentukan sendiri. Sebaiknya segera hubungi kaum profesional jika intensitas yang dialami tergolong tinggi seperti tidak mampu mengontrol ketergantungan.
Tips yang dapat diberikan untuk mengurangi pengaruh teknologi sehingga tidak terjadi ketergantungan, yaitu bersikap kritis dan tidak asal ikut menyikapi perkembangan tren. Upayakan selalu mempertanyakan sisi lain yang mungkin tak terlihat dibalik perkembangan teknologi. “Juga pertimbangkan faktor lingkungan keluarga, masyarakat, dan masa depan.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar